Indonesia Negeri Digital yang Unik

http://www.dreamstime.com/royalty-free-stock-photography-image33126927

Dua orang duduk bersebelahan. Mata mereka berbinar. Tak jarang, tetiba mereka tersenyum. Jari mereka menari-nari. Sepi. Tak ada obrolan. Mereka sedang berkomunikasi. Tapi, entah dengan siapa. Masing-masing dari mereka menggenggam gadget. Smartphone atau tablet.

Ya, pemandangan di atas dengan mudah kita temui di halte bus, restoran, ruang tunggu, kendaraan umum, bahkan mungkin juga di toilet. Tak hanya anak muda, orang tua pun melakukan hal yang sama. Pantas rasanya kalau kita sebut : Indonesia negeri digital.

Mari kita cermati fakta berikut :

  1. Pengguna Facebook di Indonesia mencapai 42,5 juta orang atau setara dengan 18 % jumlah penduduk. Angka ini menempatkan Indonesia di posisi 4 besar dunia setelah Amerika, Brazil dan India.
  2. Jumlah blog di Indonesia mencapai angka 5 juta blog.
  3. Kaskus sebagai forum komunitas terbesar di Indonesia memiliki lebih dari 4 juta anggota
  4. Pengguna Twitter di Indonesia mencapai 5,7 juta orang. Angka ini memposisikan Indonesia di 3 besar dunia, dimana sekitar 15 % kicauan di Twitter sedunia berasal dari Indonesia.
  5. Berdasarkan usia, pengguna internet di Indonesia dikategorikan sebagai berikut : 15 – 19 tahun (55 %), 20 – 29 tahun (26 %), 30 – 39 tahun (14 %), dan lebih dari 40 tahun (5 %)

Berdasarkan penelitian Accenture, karakter pengguna internet di Indonesia berbeda dengan negara lain. Jika di Negeri Barat, internet seolah-olah menjadi kambing hitam atas perpecahan keluarga dan masyarakat, di Indonesia – internet – justru menjadi sarana untuk memperkuat komunitas. Orang Indonesia lebih senang mengenalkan komunitasnya terlebih dahulu, sebelum mengenalkan dirinya.

Terkait dengan marketing, hasil penelitian menunjukkan bahwa referensi dari komunitas sangat berpengaruh terhadap keputusan anggota, termasuk keputusan untuk memilih dan membeli barang. Meskipun demikian, orang Indonesia masih “malu-malu” untuk bergabung dengan komunitas sebuah Brand. Oleh karena itu, marketer disarankan untuk memadukan komunitas online dengan event atau aktifitas offline (misal : kopdar atau kopi darat/offline meeting).

Orang Indonesia suka shopping (berbelanja). Tapi bukan online shopping. Orang Indonesia (masih) lebih suka berbelanja ke toko bersama keluarga. Shopping menjadi bagian dari gaya hidup. Bahkan, dua pertiga orang masih mengutamakan gengsi dalam berbelanja.

Komentar dari pengguna Facebook
Bagikan ini ke temanmu :

Apa komentarmu ?

Tulis di sini

Alamat email akan disembunyikan. Terimakasih.


*