Memperbaiki Kompor Gas dan Mesin Cuci 2 Tabung

Jengkel karena peralatan rumah tangga di rumahmu tidak berfungsi ?. Biasa aja kali. Namanya juga alat yang sering dipakai. Wajarlah kalau rusak. Lagian, kasihan juga pabrik peralatan kalau alat yang dibuatnya tidak pernah rusak. Itu karyawan pabriknya mau dikasih makan apa ? daun ?. Jengkel tidak menyelesaikan masalah. Solusinya cuma ada 2, perbaiki atau buang.

Saya bangga menjadi orang Indonesia. Karenanya, saya merasa tergerak untuk memperbaiki sendiri peralatan yang rusak di rumah (lho ?). Setidaknya, ada beberapa peralatan rumah tangga yang pernah menjadi korban keganasan saya. Sebagian kecil peralatan tersebut terpaksa dimuseumkan karena kerusakannya bertambah parah (he..he.. trial and error, trial lagi, error lagi), tapi sebagian besar berhasil saya kembalikan ke fungsinya semula (bangga:). Tentu, yang akan saya ceritakan adalah peralatan yang berhasil saya perbaiki, diantaranya adalah kompor gas, computer, mesin cuci dan mobil. Tapi, perbaikan computer dan mobil tidak akan saya bahas di sini, karena boleh jadi pembahasannya akan panjang dan tidak semua orang paham (sombong:). Di tulisan ini, saya hanya akan membahas cara memperbaiki kompor gas dan mesin cuci yang sepele (ketahuan kan, kalau ilmu saya baru yang sepele-sepele).

Baiklah, kita mulai dari kompor gas. Setelah sekian tahun dipakai, api kompor gas yang semula berwarna biru akan berubah menjadi kuning. Analisa saya, api berwarna kuning disebabkan oleh pembakaran yang tidak sempurna. Jadilah kompor gas saya preteli. Pipa tungku yang berkarat saya bersihkan. Burner yang terbuat dari kuningan yang sudah memuai, saya gergaji. Tapi, hasilnya nihil. Api tetap berwarna kuning. Segeralah saya meluncur ke toko peralatan rumah tangga. Toko itu menjual spare part kompor gas, mulai dari part yang kelihatan sepele hingga part yang benar-benar layak disebut spare part. Harganya pun terjangkau. Burner hanya dijual seharga 25 ribu. Tanpa ragu, saya beli burner dan langsung saya pasang ke kompor gas. Hurray, It works !.

Berikut beberapa gambar spare part kompor gas yang saya ambil dari efatajaya.wordpress.com (buat yang punya blog ini, mohon ijin share yah:)
spare part mesin cucispare-part-mesin-cuci2
Selanjutnya tentang mesin cuci dua tabung. Mesin ini tidak berfungsi sebagai mana mestinya. Air tetap mengalir dari pipa pembuangan, meski knob berada di posisi closed. Selain itu, putaran dinamo yang harusnya berputar ke 2 arah (berputar searah jarum jam, kemudian berputar lagi ke arah sebaliknya), hanya berputar searah. Penasaran. Saya bongkar mesin itu. Ternyata, masalah air yang terus mengalir disebabkan oleh klep penutup yang terbuat dari karet, kondisinya sudah mengeras. Akibatnya, klep tidak rapat. Saya garuk-garuk kepala (pura-pura mikir). Aha, karet ban dalam bekas bisa jadi solusi. Saya potong karet ban dalam membentuk lingkaran seukuran klep aslinya. Saya pasang. Berhasil. Airpun mampet. Tinggal masalah putaran dinamo. Dinamo bisa berputar ke 2 arah bergantian karena diatur oleh timer saklar. Hmm, sepertinya ini biang keroknya. Timer yang berbahan plastik sangat rentan dengan kerusakan. Meluncurlah saya ke toko peralatan rumah tangga. Timer mesin cuci dijual dengan harga kurang dari lima puluh ribu rupiah. Kata si penjaga toko, customer service resmi beberapa merk mesin cuci sering berbelanja spare part ke toko ini. Walah. Syahdan, mesin cuci berfungsi normal.
spare-part-kompor-gas1spare-part-mesin-cuci2

Demikianlah. Meski kita bisa saja meminta jasa tukang service untuk memperbaiki peralatan rumah tangga yang rusak, bagi saya, berhasil memperbaiki peralatan rumah tangga dengan tangan saya sendiri adalah sebuah pencapaian yang luar biasa. Puas.

Komentar dari pengguna Facebook

2 Komentar

  1. terima kasih informasinya, mau tanya nih, kaqlu apinya tungkunya yg satu kecil, walaupun sudah dibesarkan, sdgkan yang normal, apa solusinya, terima kasih atas bantuannya,

  2. maaf, late reply, pak Thony. Saya bukan ahli soal kompor gas. Tapi, berdasar pengalaman saya, kemungkinan kompor bapak ada masalah dengan knop atau valve-nya. entah knop yang kendor atau valve-nya perlu diganti. Kompor saya pernah satu tungku apinya kuning. saya cek part-nya masih bagus semua. Selidik punya selidik, ternyata pipa-nya kemasukan laba-laba kecil (bersarang di dalam pipa). setelah sarang laba-laba saya bersihkan, apinya menjadi biru kembali. Selamat bereksperimen, pak !

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*