Menunggu “Godot” Jalur Puncak Dua

Macet berjam-jam di jalur puncak itu sudah biasa. Tapi, pedihnya sungguh rrruaarrr biaassaa !. Agenda yang sudah disusun rapi bisa berantakan gegara parkir bersama di tengah jalan. Sanib….sanib.

Jalur puncak yang ada saat ini dinilai tidak mampu menampung banyaknya kendaraan yang melintas di waktu tertentu. Padatnya pertokoan, hotel dan rumah makan di sepanjang jalur puncak menjadikannya susah (baca : mahal) untuk diperlebar. Oleh karena itu, pemerintah daerah Kabupaten Bogor bersama pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah Pusat sedang mengusahakan pembangunan jalur puncak dua. Hanya saja, alasan pembebasan lahan dan ketersediaan anggaran membuat proyek ini seperti Godot yang tak jelas kapan selesainya. Entahlah.

Pemerintah daerah Kabupaten Bogor bersama pemerintah Provinsi Jawa Barat bertugas membebaskan lahan, sedangkan pemerintah pusat (melalui Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) membangun jalan menggunakan biaya Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pembebasan lahan boleh dibilang tidak menemui kendala berarti, mengingat sebagian besar lahan merupakan hibah dari beberapa pengusaha (salah satunya Tommy Soeharto), sedangkan sebagian yang lain merupakan hutan milik negara (Perhutani). Tapi, menurut Kementrian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat (Kementrian PUPR), status lahan masih belum jelas, sehingga pihaknya menghentikan sementara pembangunan jalur puncak dua. Sebelumnya, Kementrian PUPR menganggarkan Rp. 40 miliar di tahun 2012, kemudian Rp. 30 miliar di tahun 2013 dan Rp 5 miliar di tahun 2014. Adapun di tahun 2015, Kementrian PUPR tidak menganggarkan sepeser pun karena alasan status lahan yang belum jelas itu.

Dari total jalan sepanjang 48 km yang direncanakan sejak tahun 2011, saat ini baru terbebas lahan sekitar 30 km, dimana baru 3,5 km diantaranya yang sudah mulai diaspal. Masih jauh kambing guling daripada api. Proyek jalan senilai Rp. 759 miliar yang menghubungkan antara Sentul (Bogor) dan Cipanas (Cianjur) ini tengah menunggu kesungguhan pemerintah dalam rangka mengurangi derita masyarakat akibat kemacetan yang tak berkesudahan.

peta jalur puncak dua

Cek Daftar Hotel di Puncak

Komentar dari pengguna Facebook
Bagikan ini ke temanmu :
Share

Apa komentarmu ?

Tulis di sini

Alamat email akan disembunyikan. Terimakasih.


*