Ayo, Rame-Rame Wisata di Puncak !

Liburan besok kamu mau ke mana ?.

Ke Singapore ? Bali ? Jogja ? atau Bandung ?.

Ah, itu mah tempat wisata mainstream. Biasa banget. Mending cari tempat wisata yang anti mainstream. Tempat wisata yang menantang dan belum banyak dikunjungi orang. Wuih, seru juga ya. Kemana tuh ?. Penasaran nih.

Baiklah, ada kok.

Tempat wisata itu bernama P U N C A K !.

#krik… krik… krik..

Eh, kenapa ? ada masalah ?

Ya e lah… Puncak ? Kagak salah ?

Tenang, pemirsa. Don’t judge a book from its cover dong. Simak dulu ulasan tempat wisata di Puncak berikut ini. Barangkali ada tempat wisata di Puncak yang belum pernah kamu kunjungi, biarpun kamu sering bolak-balik ke Puncak kayak setrikaan. Tempat wisata yang diulas di sini diurutkan berdasar lokasi, jika kita berkendara dari Jakarta menuju Puncak.

1. Gunung Geulis dan Rainbow Hills Golf

Gunung-Geulis-East-Course-300x222Keluar Gerbang Tol Ciawi, ambil kiri/arah Puncak. Tibalah kita di lampu merah/pertigaan Gadog. Di kanan jalan ada Marketing Gallery Vimala Hills dan Masjid Harokatul Jannah yang bercorak Minangkabau. Sekira 1 km dari Gadog, kita akan melewati jembatan sungai Ciliwung. Belok kiri. Ikuti jalan utama hingga kurang lebih 15 km. Di sini terdapat dua padang Golf yang mempesona, yaitu Gunung Geulis dan Rainbow Hills.

Padang Golf ini berada di ketinggian 500 mdpl. Berhawa sejuk, udara segar, view pegunungan serta dikelilingi pepohonan, lengkap dengan suara cuitan burung.

Gunung Geulis Golf memiliki 36 holes yang dirancang oleh desainer terkenal dunia : Thomson, Wolveridge dan Perret. Sementara Rainbow Hills Golf memiliki 27 holes hasil rancangan J. Michael Poellot.

Selain padang Golf, tempat ini juga menyediakan Cottage dan Bungalow serta fasilitas lain, seperti : caddy girl (censored), spa, ruang meeting, gym, kolam renang, outbound, dan lapangan tenis. Recommended untuk liburan keluarga. Kebayang serunya kan ? bapaknya main Golf, emaknya spa leha-leha, anak-anaknya berenang. Perfecto !.

Gimana ?. Kamu tertantang untuk mengayunkan stick golf di tempat ini ?.

Ssssttt…. kasih tahu biayanya dong. Biar bisa hitung-hitung budget nih.

Euleuh…euleuh, kamu mau main Golf atau mau beli martabak ?

2. Taman Wisata Matahari

twmTaman Wisata Matahari berjarak sekira 8 km dari pertigaan Gadog. Sebelah kiri jalan. Pemilik tempat ini adalah Bapak Hari Darmawan (mantan pemilik Matahari Dept. Store sebelum dibeli oleh Group Lippo, tak heran kalau logo Taman Wisata Matahari sama persis dengan logo Matahari Dept. Store).

Area seluas 30 hektar ini menawarkan berbagai macam fasilitas, mulai dari outbound, paint ball, arung jeram, ATV, kolam renang, mandi bola, sepeda air, balon air, mobil keliling, arena bermain anak, paket edukasi dan masih banyak lagi.

Harga tiket masuknya murah meriah (sekira Rp. 20.000). Barangkali ini yang menjadi daya tarik bagi kebanyakan pengunjung. Cukup recommended untuk acara gathering (misal : perkumpulan RT). Sayangnya, kebanyakan wahana di tempat ini kondisinya terbuka (outdoor), sehingga pada saat hujan deras, Anda hanya bisa berteduh dan meratapi nasib (he… he..). Sebaiknya Anda berkunjung ke tempat ini di luar musim penghujan.

3. Curug Cilember

cilemberTempat wisata berikutnya adalah Curug Cilember di kiri jalan (tak jauh dari pintu masuk Taman Wisata Matahari). Curug (air terjun, bahasa Sunda) Cilember terdiri dari 7 air terjun. Jarak antara air terjun ketujuh (paling bawah) dengan air terjun pertama bisa ditempuh dengan berjalan kaki sekira 3 jam.  Cukup melelahkan, karena track-nya menanjak. Gempor.. gempor deh.

Selain fasilitas outbound dan camping ground, di tempat ini juga terdapat taman kupu-kupu. Pengunjung bisa menikmati keindahan 12 species kupu-kupu yang hidup di sini.

Sebenarnya, selain Curug Cilember, ada pula Curug Panjang di desa Megamendung dan Curug Kembar di desa Batulayang. Keduanya juga dilengkapi dengan fasilitas camping ground, hanya saja lokasinya tak semudah Curug Cilember.

4. Taman Safari Indonesia

safariBerlibur ke Puncak rasanya kurang lengkap tanpa berkunjung ke Taman Safari Indonesia. Udah jauh-jauh ke Puncak, masak sih ga ketemu sama saudara tua. Itu tuh…si Onkey alias si Onyet… he.. he…

Hawanya sejuk, bahkan seringkali berkabut. Koleksi binatangnya lengkap. Fasilitas komplit. Kurang apa lagi ?. Highly recommended lah pokoknya.

Binatang dibiarkan berada di area yang mirip dengan habitat aslinya. Tanpa kandang. Pengunjung bisa berkendara menyusuri jalan, sambil melihat binatang dari dekat.

Aneka pertunjukan seru disajikan gratis, mulai dari pertunjukan gajah, harimau, burung, aneka satwa hingga lumba-lumba. Biar tak ketinggalan pertunjukkannya, pengunjung disarankan mengetahui jadwal dan lokasi pertunjukan. Kalau tidak tahu, bertanyalah.

5. Gunung Mas

TeaPlantation.Puncak-bogorKebun teh ini sudah ada sejak jaman Belanda, di awal abad ke 19. Di antara kebun teh yang menghijau, pengunjung bisa menyewa bungalow dengan harga yang terjangkau. Tempat ini juga dilengkapi dengan kolam renang, permainan anak serta berkuda.

Mau Tea Walk ? OK. Asalkan di pagi hari. Soalnya udara di siang hari cukup panas.

Di sini, Anda bisa menikmati teh kualitas eksport : Broken Peko 1. Sayang, tea house di sini hanya menyajikan black tea dan green tea (rasa original dan flavoured). Tak ada Pu Erh, Chammomile ataupun jenis teh lain. Kurang menantang bagi Anda yang Tea freaks.

6. Riung Gunung

riunggunungIni foto Riung Gunung sekira tahun 1963. Dulu, tempat ini merupakan tempat minum teh Presiden RI pertama, Ir. Soekarno. Di sekitar tempat ini, terdapat kebun teh, penginapan, kolam renang, outbound, arena bermain, camping ground, cafe serta teropong panorama.

Pemandangan ala pegunungan terhampar indah dari ketinggian 1400 mdpl. Riung dalam bahasa Sunda berarti “kumpul”. Boleh jadi nama Riung Gunung menggambarkan pemandangan berupa kumpulan gunung yang jelas terlihat dari tempat ini.

7. Mesjid At Ta’awun

at taawunIni bukan tempat wisata, melainkan mesjid alias tempat ibadah umat Islam yang berada di tengah bukit. Dari sini, pengunjung bisa menikmati view yang sangat indah, terutama di malam hari. Hawanya sangat sejuk. Banyak pengunjung rela berlama-lama menghabiskan waktunya di tempat ini.

Beberapa meter sebelah kanan dari area mesjid ini, ada jalan menuju ke atas bukit. Tempat ini biasa dijadikan sebagai landasan paralayang/ paragliding/ gantole. Pengunjung bisa terbang tandem bersama instruktur berpengalaman selama kurang lebih 15 menit hanya dengan membayar Rp. 350.000. Sangat menegangkan bagi penderita acrophobia…. seperti saya.

Tak jauh dari tempat ini, terdapat track downhill Walini yang biasa dilalui oleh penggemar Mountain Bike. Mereka biasanya menumpang angkot atau mobil bak terbuka dari Gadog menuju ke tempat ini. Setahu saya, jarang diantara mereka yang bersepeda dari Gadog menuju tempat ini. Nanjak gila, bro !.

8. Telaga Warna

telaga warnaSebagian orang lebih senang menikmati kesunyian sambil melepas jauh pandangan mata daripada sekedar hura-hura. Rasanya telaga warna cocok untuk orang seperti ini.

Pengunjung bisa menjumpai beberapa jenis flora asli hutan tropika pegunungan, seperti Puspa dan Kihiur serta beberapa tanaman tingkat rendah, antara lain Paku Tiang, Rame, dan Rotan.

Pengunjung juga bisa menemui beberapa jenis fauna liar, seperti hewan mamalia (macan tutul, babi hutan), primata (kera abu-abu, surili, lutung), aves, dan reptilia.

Selain 8 tempat wisata di atas, sebenarnya masih ada beberapa tempat wisata yang layak dikunjungi, seperti lembah Pertiwi, Melrimba Garden, Kebun Raya Cibodas, Kota Bunga serta Taman Bunga Nusantara. Tapi, untuk saat ini, cukuplah 8 tempat itu saja dulu yang diulas. Sisanya, entah kapan. Toh pada akhirnya kamu juga yang menentukan, mau berlibur ke Puncak atau ke tempat lain. Kalau mau berlibur di Bogor, kamu bisa cek di sini http://poentjakweg.com/kagok-edan-serunya-wisata-bogor/.

Hatciiih..

Cek Daftar Hotel di Puncak

Komentar dari pengguna Facebook
Bagikan ini ke temanmu :
Foto Profil dari ngakunya admin
About ngakunya admin 19 Articles
admin itu ya admin

Apa komentarmu ?

Tulis di sini

Alamat email akan disembunyikan. Terimakasih.


*