Kekuatan Militer Indonesia Disegani Dunia

Global Firepower (GFP/www.globalfirepower.com) telah membuat daftar ranking 126 negara berdasar kekuatan militer yang dimilikinya. Walaupun bukan lembaga resmi, tetapi datanya menarik untuk kita cermati. Data kekuatan militer suatu negara diperoleh dari informasi publik. Selanjutnya, data tersebut dianalisa berdasar lebih dari 50 faktor penentu, lalu diurutkan sesuai skor Power Index.

Hasilnya, Indonesia menempati peringkat 14 dari 126 negara. Indonesia menjadi yang terbaik di Asia Tenggara. Bahkan peringkat ini lebih baik dari negara-negara besar seperti Brazil (ranking 15) dan Australia (ranking 23), lebih baik dari negara-negara yang suka unjuk senjata, seperti Israel (ranking 16), Iran (ranking 21) dan Korea Utara (ranking 25), serta lebih baik dari negara-negara yang sebelumnya dikenal sebagai penjelajah dan penjajah, seperti : Spanyol (ranking 27), Belanda (ranking 39) dan Portugal (ranking 63).

Selain unggul dalam jumlah penduduk, geografi wilayah, ekonomi dan logistik, Indonesia juga memiliki 476.000 tentara, 468 tank, 420 pesawat dan 221 kapal. Dengan kondisi seperti ini, rasa-rasanya Belanda ga bakal berani menjajah Indonesia. Lihat saja perbandingan kekuatan militer antara Indonesia vs Belanda di link berikut :

http://www.globalfirepower.com/countries-comparison-detail.asp?form=form&country1=indonesia&country2=netherlands&Submit=COMPARE

Jumlah tentara dan perlengkapan militer Belanda masih kalah jauh dibanding Indonesia. Berbeda kondisinya dengan masa lampau, ketika Belanda dengan mudah menjajah nenek moyang kita. Oh ya, kalau ada anggapan bahwa Indonesia pernah dijajah Belanda selama 350 tahun, itu tidak sepenuhnya benar. Faktanya, dulu negara Indonesia belum ada. Indonesia baru ada setelah bapak bangsa bersepakat untuk menyatukan rakyat di wilayah Nusantara yang merasa senasib seperjuangan karena dijajah oleh Belanda ke dalam Negara Kesatuan Repubik Indonesia. Entah sampai kapan NKRI akan tetap berdiri. Yang jelas, sebelum ada NKRI, wilayah nusantara masih berupa kerajaan-kerajaan yang masing-masing berdaulat sendiri, dengan bahasa dan budaya masing-masing. Tidak semua kerajaan dijajah oleh Belanda selama 350 tahun. Angka 350 tahun hanya dihitung sejak kedatangan pertama kali armada Belanda pimpinan Cornelis de Houtman pada 22 Juli 1596 di Banten untuk berdagang. Kerajaan-kerajaan pada saat itu juga tidak sepenuhnya lemah. Ambil contoh Kerajaan Mataram. Diponegoro hanya satu diantara sekian banyak pangeran Kerajaan Mataram. Tetapi, Diponegoro mampu memobilisasi rakyat Yogyakarta dan sekitarnya untuk berperang hingga menguras kas kerajaan Belanda sekitar 20 juta gulden diluar tewasnya 15 ribu tentara Belanda. Berkat kelicikan Belanda, akhirnya Diponegoro tertangkap, bukan pada saat peperangan, tetapi pada saat menghadiri undangan untuk berunding dengan Belanda setelah hari raya Idul Fitri. Malangnya lagi, Diponegoro dan keturunannya dianggap sebagai pemberontak oleh Raja Mataram hingga tahun 1900-an (Sri Sutan Hamengku Buwono VIII). Andai saja waktu itu rakyat Nusantara bersatu, bukan tidak mungkin Belanda segera angkat kaki dari bumi pertiwi.

Berikut daftar lengkap ranking 126 negara berdasar kekuatan militer yang dimilikinya :

1 United States of America (North America; NATO)
2 Russia (Asia)
3 China (Asia)
4 India (Asia)
5 France (Europe; NATO; Eunion)
6 United Kingdom (Europe; NATO; Eunion)
7 Japan (Asia)
8 Turkey (Asia; Middle East; NATO)
9 Germany (Europe; NATO; Eunion)
10 Italy (Europe; NATO; Eunion)
11 South Korea (Asia)
12 Egypt (Africa; Middle East)
13 Pakistan (Asia)
14 Indonesia (Asia; Southeast)
15 Brazil (South America; Latin)
16 Israel (Middle East)
17 Vietnam (Asia; Southeast)
18 Poland (Europe; NATO; Eunion)
19 Taiwan (Asia)
20 Thailand (Asia; Southeast)
21 Iran (Middle East)
22 Canada (North America; NATO)
23 Australia (Asia)
24 Saudi Arabia (Middle East)
25 North Korea (Asia)
26 Algeria (Africa)
27 Spain (Europe; NATO; Eunion)
28 Greece (Europe; NATO; Eunion)
29 Sweden (Scandanavia; Eunion)
30 Ukraine (Europe)
31 Mexico (North America; Latin)
32 Czech Republic (Europe; NATO; Eunion)
33 Myanmar (Asia; Southeast)
34 Malaysia (Asia; Southeast)
35 Argentina (South America; Latin)
36 Syria (Middle East)
37 Switzerland (Europe)
38 Norway (Scandanavia; NATO)
39 Netherlands (Europe; NATO; Eunion)
40 Peru (South America)
41 Colombia (South America; Latin)
42 Ethiopia (Africa)
43 Romania (Europe; NATO; Eunion)
44 Nigeria (Africa)
45 Venezuela (South America; Latin)
46 South Africa (Africa)
47 Chile (South America; Latin)
48 Uzbekistan (Asia)
49 Belarus (Europe)
50 Denmark (Scandanavia; Europe; NATO; Eunion)
51 Philippines (Asia; Southeast)
52 Bangladesh (Asia)
53 Kazakhstan (Asia)
54 Angola (Africa)
55 Finland (Scandanavia; Eunion)
56 Morocco (Africa)
57 Austria (Europe; Eunion)
58 United Arab Emirates (Middle East)
59 Iraq (Middle East)
60 Azerbaijan (Asia)
61 Yemen (Middle East)
62 Hungary (Europe; NATO; Eunion)
63 Portugal (Europe; NATO; Eunion)
64 Singapore (Asia; Southeast)
65 Belgium (Europe; NATO; Eunion)
66 Afghanistan (Asia)
67 Bulgaria (Europe; NATO; Eunion)
68 Croatia (Europe; NATO; Eunion)
69 Ecuador (South America)
70 Jordan (Middle East)
71 Sudan (Africa)
72 Libya (Africa)
73 Democratic Republic of the Congo (Africa)
74 Slovakia (Europe; NATO; Eunion)
75 Kenya (Africa)
76 Tunisia (Africa)
77 Oman (Middle East)
78 Kuwait (Middle East)
79 Cuba (Central America)
80 Georgia (Asia)
81 Bolivia (South America)
82 Zimbabwe (Africa)
83 Serbia (Europe)
84 Sri Lanka (Asia)
85 Zambia (Africa)
86 Turkmenistan (Asia)
87 Mongolia (Asia)
88 Cambodia (Asia; Southeast)
89 Chad (Africa)
90 Albania (Europe; NATO)
91 Bahrain (Middle East)
92 Uganda (Africa)
93 Qatar (Middle East)
94 Armenia (Asia)
95 Lebanon (Middle East)
96 Tanzania (Africa)
97 Lithuania (Europe; NATO; Eunion)
98 Nepal (Asia)
99 South Sudan (Africa)
100 Ghana (Africa)
101 New Zealand (Asia)
102 Guatemala (South America)
103 Latvia (Europe; NATO; Eunion)
104 Paraguay (South America; Latin)
105 Uruguay (South America; Latin)
106 Cameroon (Africa)
107 Honduras (Central America)
108 Mozambique (Africa)
109 Estonia (Europe; NATO; Eunion)
110 Kyrgyzstan (Asia)
111 Slovenia (Europe; NATO; Eunion)
112 Tajikistan (Asia)
113 Nicaragua (Central America)
114 Niger (Africa)
115 Ivory Coast (Africa)
116 Mali (Africa)
117 Madagascar (Africa)
118 Gabon (Africa)
119 Republic of the Congo (Africa)
120 Bosnia and Herzegovina (Europe)
121 Laos (Asia; Southeast)
122 El Salvador (Central America)
123 Panama (Central America)
124 Namibia (Africa)
125 Somalia (Africa)
126 Central African Republic (Africa)

Komentar dari pengguna Facebook
Bagikan ini ke temanmu :
Share

Apa komentarmu ?

Tulis di sini

Alamat email akan disembunyikan. Terimakasih.


*