Obat Tradisional Batuk

Sebelum membahas cara membuat obat tradisional batuk, mari kita mengenali seluk beluk penyakit ini terlebih dahulu. Batuk merupakan reaksi tubuh untuk mengeluarkan benda asing yang masuk ke dalam tubuh yang merangsang selaput lendir pernapasan. Batuk sering menjadi gejala dari penyakit lain, seperti gangguan pernapasan, TBC, pilek atau kanker paru-paru.

Beberapa jenis batuk yang sering diderita adalah batuk darah (hemoptisis), batuk kering dan batuk rejan (pertussis). Batuk darah (batuk berdahak disertai darah) terjadi karena adanya luka dalam di dalam tubuh, khususnya pada saluran pernapasan seperti trakhea, bronchus atau paru-paru. Batuk kering (tanpa dahak) biasanya disebabkan oleh rokok, gorengan dan es. Batuk rejan atau dikenal juga dengan batuk 100 hari disebabkan oleh infeksi bakteri Bordetella pertussis atau Bordetella parapertussis. Batuk jenis ini sangat menular dan berbahaya jika menyerang balita dan orang lanjut usia. Batuk rejan pada balita bisa menyebabkan bayi tidak bisa bernapas, kekurangan oksigen dan gangguan metabolisme. Penderita batuk rejan akan mengalami rasa dingin pada dada, nafsu makan hilang, batuk pada malam hari, bersin, lesu, batuk diakhiri dengan suara melengking dan kadang disertai muntah serta batuk yang semakin parah dengan dahak kental setelah 1 – 2 minggu.

Obat tradisional untuk mengobati batuk darah

Bahan : 60 g pegagan segar, 60 g akar alang-alang segar, 30 g tanaman urang-aring segar

Cara pembuatan : Cuci bersih semua bahan, rebus dengan 800 cc air hingga tersisa setengahnya. Saring. Minum 2 kali sehari.

Obat tradisional untuk mengobati batuk kering

Bahan : 7 lembar daun sirih, 30 g kencur

Cara pembuatan : Cuci bersih semua bahan, rebus dengan 600 cc air hingga tersisa setengahnya. Saring, tambahkan gula batu. Minum 2 kali sehari.

Obat tradisional untuk mengobati batuk rejan

Bahan : 5 g daun sambiloto, 1 siung bawang putih, madu

Cara pembuatan : Cuci bersih semua bahan, rebus dengan 300 cc air hingga tersisa setengahnya. Saring, tambahkan madu. Minum 2 kali sehari.

sumber :

Wijayakusuma, Hembing. 2008. Ramuan Lengkap Herbal Taklukkan Penyakit. Jakarta : Pustaka Bunda

Komentar dari pengguna Facebook
Bagikan ini ke temanmu :
Share

Apa komentarmu ?

Tulis di sini

Alamat email akan disembunyikan. Terimakasih.


*